Festival Permainan Tradisional Anak

SD Negeri 70 Banda Aceh keluar sebagai juara umum Festival Permainan Tradisonal Anak yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Banda Aceh di lapangan Jasdam Iskandar Muda, Neusu, Banda Aceh, Sabtu (29/9/2012).

Festival tersebut yang diikuti oleh 1.000-an lebih murid SD/MI dari 30 sekolah se-Kota Banda Aceh itu dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin. Lomba tersebut berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Nama-nama pemenang langsung diumumkan di lokasi lomba.

Jurinya kebanyakan berasal dari guru-guru olahraga dari berbagai SMP se-Kota Banda Aceh. Festival ini memperlombakan lima permainan tradisional, yakni hadang, geuteut (engrang), trumpah panyang, tarik tambang, dan seungket (patok lele).

Kepala BPSNT Djuniat S.Sos mengatakan, festival yang didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh itu  merupakan usaha BPSNT Banda Aceh untuk menghidupkan permainan tradisional Aceh yang hampir tidak pernah lagi dimainkan  anak-anak masa kini.

Untuk memeriahkan acara ini, BPSNT Banda Aceh menyediakan hadiah berupa uang tunai senilai Rp 25.000.000, piala dan piagam penghargaan, untuk peserta dan tim dari sekolah yang menjadi pemenang dalam setiap cabang. (sak)

sumber : aceh.tribunnews.com

==========================================================================

BALAI PELETARIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL BANDA ACEH

 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Banda Aceh merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film (NBSF), dan Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala (khususnya sejarah yang bersifat intangible), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

VISI

Terwujudnya Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh sebagai pusat kajian dan informasi Sejarah dan Nilai Tradisional serta pariwisata di Aceh dan Sumatra Utara.

MISI

  1. Peningkatan kegiatan pengkajian dan penelitian kesejahteraan di Aceh dan Sumatra Utara dalam rangka pelestarian pengambangan kebudayaan daerah, sekaligus pemanfaatan pengambangan daerah, sekaligus pemamnfaatan pengembangan jasa pariwisata.
  2. Peningkatan kegiatan dan pengkajian, penelitian pendokumentasian tradisi/budaya yang telah punah dan berkembang dalam masyarakat di Aceh dan Sumatra Utara dalam rangka pelestaian, pengembangan dan perlindungan kebudyaan daerah serta sebagai salah satu modal daya pikat pengembangan pariwisata.
  3. Peningkatan kegiatan pengkajian dan penelitian penganut kepercayaan di Aceh dan Sumatra Utara salah satu kekayaan budaya.
  4. Peningkatan kegiatan pengkajian dan pendokumentasian data kesenian yang pernah ada dan berkambang di masyarakat Provinsi Aceh dan Sumatra Utara dalam rangka pelestasian, pengembangan dan perlindungan budaya daerah, sekaligus sebagai salah satu daya tarik pengembangan pariwisata.
  5. Peningkatan Penyediaan data dan informasi hasil pengkajian, penelitian budaya dan sejarah melalui media penerbitan buku, jurnal, buletin, booket, elaflet, Compact DIsc (CD) dalam rangka pelayanan kepada masyarakat umum dan ilmiah.

TUJUAN

Tujuan jangka panjang pembangunan sejarah dan budaya yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh adalah :

  1. Terciptanya masyarakat di Aceh dan Sumatra Utara yang menganal, menghargai. dan mencintai sejarah dan budayanya sendiri, dengan kebhinekaan kebudayan daerah dalam bingkai kebudayaan nasional sebagai kekayaan dan modal pembangunan.
  2. Terciptanya sejarah dan budaya di Aceh dan Sumatra Utara yang maju, berada dan memperkukuh persatuan bangsa, terbuka terhadap elemen kebudayaan luar yang dapat merpekaya dan memperkembangkan kebudayaan nasional serta mengangkat kebudayaan nasional serta mengangkat derajat dan harkat masyarakat di daerah ini.
  3. Terciptanya kelestarian sistem budaya masyarakat di Aceh dan Sumatra Utara yang bersumber dari warisan leluhur yang diperkaya dengan budaya baru yang serasi dan kondusif untuk menghadapi masa depan serta saling pemahaman dan penghargaan masyarakat terhadap budaya masyarakat lainya.
  4. Terwujudnya sejarah dan budaya sebagai modal Aceh dan Sumatra Utara sebagai daerah tujuan wisata yang aman nyaman, mudah dikunjungi dan memiliki daya saing bagi wisatawan serta memiliki daya saing bagi wisatawan serta memiliki keungulan kompetitif di tingkat nasional dan global.
  5. Terwujudnya pariwisata di Aceh dan Sumatra Utara yang berkelanjutan yang mampu, mensejahterakan masyarakat serta menjadi wahana pelestarian alam dan pengambangan budaya serta sejarah.

Head Office : Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh

Jln. Twk. Hasyim Banta Muda No. 17 Banda Aceh, 23123

Telp             : 0651 23226 – 24216, Fax (0651) 23226 – Email : bpsnt.bandaaceh@gmail.com

Website      :
http://bpsntbandaaceh.budpar.go.id

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: