PKS-ADK dan KUBe Kota Banda Aceh

Wakil Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Kamis (4/10/2012) menyerahkan bantuan sebesar 1,5 juta/ tahun kepada 50 anak cacat dan bantuan modal usaha sebesar 20 juta Rupiah untuk kelompok usaha bersama (KUBe) dalam kota Banda Aceh di Aula Lantai IV, Gedung A Balaikota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Illiza mengatakan bantuan dalam bentuk Program Kesejahteraan Sosial Anak dengan Kecacatan (PKS-ADK) ini merupakan sebuah program pemerintah dalam rangka mensejahterakan seluruh masyarakat kota Banda Aceh tanpa memandang perbedaan dan sekat-sekat.
“Kita mengakui bantuan ini belum sebanding dengan jumlah penyandang cacat, namun pemko akan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan program ini kedepan dengan memaksimalkan peran-peran kelompok masyarakat seperti panti sosial, yayasan, balai besar untuk menangani permasalahan ini sehingga terwujudnya masyarakat yang sejahtera menuju Kota Banda Aceh yang madani, sesuai dengan visi kita” papar Illiza. “Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar dipergunakan untuk keperluan si anak, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan layaknya anak-anak normal” harap Illiza. Kepada kelompok Usaha Bersama (KUBe) yang juga mendapatkan bantuan, Illiza berpesan agar dapat memanfaatkan dana tersebut untuk untuk mengembangkan usaha mereka dan dapat memakmurkan para anggotanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Ir. Zulkifli Syahbuddin dalam laporannya mengatakan, program PKS-ADK ini merupakan program yang sudah berjalan selama dua tahun, pada tahun 2011 jumlah penerima sebayak 50 anak, sedangkan tahun 2012 juga 50 anak yang merupakan hasil lanjutan dari program tahun 2011. “Sebenarnya dari hasil pendataan pada awal tahun 2011 terdapat 159 anak cacat di Banda Aceh, tapi setelah adanya bimbingan dari Kementerian Sosial tentang kriteria penerima manfaat, hanya 50 anak yang memenuhi kriteria tersebut dan layak mendapatkan bantuan pada hari ini” jelas Zulkifli Syahbuddin.
Program ini dilatarbelakangi karena sebagian besar anak dengan kecacatan berada dalam keluarga miskin yang faktanya menunjukkan mereka sulit mendapatkan hak dasarnya sebagai anak secara wajar dan memadai. “Banyak anak cacat pada keluarga miskin tidak mendapatkan pengasuhan dan perawatan khusus sesuai dengan kecacatannya darai orang tua. Kebanyakan dari mereka terisolasi, diskriminasi dalam pengasuhan dan tidak tersentuh oleh pelayanan dasar seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, pemukiman tidak layak dan tidak memiliki alat bantuan kecacatan” ujar mantan Kadis Perikanan, kelautan dan Pertanian ini.
Sawiah (55 tahun), orang tua dari Rika Efiana (9 tahun) salah-satu penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan program Pemko tersebut. Sawiah mengatakan bantuan ini akan dipergunakannya untuk kebutuhan pendidikan dan kesehatan Rika Efiana.

(Sumber : Humas Pemko Banda Aceh

=======================================================================

Program Kesejahteraan Sosial Anak dengan Kecacatan (PKS-ADK)

Program Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial  RI yang merupakan bagian dari Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) adalah Program Prioritas Nasional yang ditujukan untuk mewujudkan pemenuhan hak dasar dan perlindungan terhadap anak dari penelantaran, eksploitasi dan diskriminasi, sesuai dengan amanat  Inpres nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan.

===========================================================================

KUBe (Kelompok Usaha Bersama)

Program Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Kementerian Sosial RI yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat miskin dengan pemberian modal usaha melalui program Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS) untuk mengelola Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

============================================================================

DINAS SOSIAL DAN TENAGA KERJA KOTA BANDA ACEH

Susunan organisasi Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, terdiri dari :
1. Kepala Dinas
2. Sekretariat, terdiri dari :

  • Subbagian Umum
  • Subbagian Kepegawaian
  • Subbagian Keuangan.

3. Bidang Perlindungan Sosial, terdiri dari :

  • Seksi Perlindungan Anak Yatim-Piatu dan Usia Lanjut
  • Seksi Penguatan Kapasitas Lembaga-Lembaga Sosial dan Panti
  • Seksi Bantuan Sosial

4. Bidang Advokasi dan Rehabilitasi Sosial, terdiri dari:

  • Seksi Rehabilitasi Penyandang Penyakit Sosial
  • Seksi Pencegahan dan Advokasi Perdagangan Orang

5. Bidang Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja terdiri dari:

  • Seksi penempatan dan perluasan tenaga kerja
  • Seksi Pelatihan dan Keahlian Hidup (Live Skill)

6. Bidang Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja terdiri dari:

  • Seksi data dan pengawasan ketenagakerjaan
  • Seksi hubungan industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja

7. UPTD

8. Kelompok Jabatan Fungsional.

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: