12 Besar Nominator IGA Award

Pemerintah Kota Banda Aceh kembali di nominasikan sebagai salah-satu Pemerintah Kota di Indonesia yang akan menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2012.

Nominasi serupa juga pernah diraih Pemko pada tahun 2011 lalu. Kepastian Pemerintah Kota Banda Aceh masuk nominasi ini diumumkan saat acara Seminar Sosialisasi Pemberian IGA Award tahun 2012, Senin (8/10/2012) di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Merdeka Utara, Nomor 7, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni menyerahkan dokumen nominasi tersebut kepada Wakil Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE saat acara seminar berlangsung. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh, Serdang Bedagai, Ogan Komering Ilir serta 27 Pemerintah Daerah lainnya berhasil masuk nominasi setelah dilakukan hasil kajian oleh tim ahli IGA dari Kementerian Dalam Negeri.

Dikatakannya, Untuk menentukan pemenang IGA tahun 2012, tim ahli IGA dari Kementerian Dalam Negeri nantinya kembali melakukan uji lapangan dan penilaian terhadap 12 Pemda nominator unggulan dari 30 nominator yang telah diseleksi terlebih dahulu, dengan parameter keberhasilan Pemda dalam menurunkan jumlah penduduk miskin sebagai salah-satu target pencapaian tujuan pembangunan millenium dan parameter implementasi dan dampak program inovatif serta masukan rekomendasi dari Pemerintah Provinsi.

“Selanjutnya, berdasarkan hasil penilaian, nantinya akan di tetapkan Empat Pemda sebagai calon pemenang IGA tahun 2012. Kemudian Mendagri akan menetapkan dan menganugerahkan kepada Empat pemenang IGA tersebut sesuai dengan katagori inovasi yang di lakukan Pemda” jelas Diah Angraeni.

Lebih lanjut, Diah Anggraeni mengatakan, dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, banyak Pemda yang melakukan Innovasi dalam memajukan daerahnya dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Kementerian Dalam Negeri mencermati berbagai kreatifitas dan inovasi Pemda tersebut, sehingga di apresiasi dan diberikan penghargaai ini” papar Diah.

Menurutnya, program pemberian penghargaan ini merupakan salah-satu bentuk pembinaan yang dilakukan Kemendagri atas penyelenggaraan pemerintah daerah sebagaimana yang diamanahkan dalam ketentuan pasal 219 Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Pemberian penghargaan pemerintah daerah Inovatif ini mulai dilaksanakan pada tahun 2007.

Sementara itu, Wakil Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE melalui telepon selulernya mengatakan keberhasilan Pemko Banda Aceh masuk ke nominasi ini merupakan buah kerjasama dari aparatur pemerintah jajaran Pemko dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat kota dalam mendukung setiap program pemerintah. “Ini merupakan tahun ke Dua kita masuk nominasi setelah tahun 2011, semoga tahun ini kita mampu meraihnya” harap Illiza.

(Sumber : Humas Pemko Banda Aceh / MKK)

=====================================================

IGA AWARD 2012 :

Setelah melalui proses kajian dan penilaian kepada 108 Kabupaten/kota yang diidentifikasi, Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan kepada 30 kabupaten/kota se-Indonesia yang memiliki inovasi dalam empat bidang menonjol dalam tata kelola pemerintahan, yaitu :

  • Bidang Tata Kelola Pemerintahan,
  • Peningkatan Pelayanan Publik,
  • Peningkatan dalamBbidang Pemberdayaan Masyarakat,
  • Peningkatan Daya Saing Daerah.

30 Nominator IGA Award 2012 :

Sumatera : Kota Banda Aceh, Kab. Serdang Bedagai, Kab.  Ogan Komering Ilir dan Kab. Lampung Barat.

Jawa : Kota Tangerang, Kab. Sumedang, Kab. Bogor, Kab. Purwakarta, Kab. Purbalingga, Kota Yogyakarta, Kab. Sleman, Kota Surabaya, Kab. Bojonegoro, Kab. Pacitan, Kab. Pamekasan, dan Kab. Ponorogo.

Indonesia bagian tengah dan timur : Kota Denpasar, Kab. Buleleng, Kota Mataram, Kab. Sumbawa Barat, Lembata, Balangan, Bulungan, Minahasa Utara, Kolaka, Bantaeng, Enrekang, Sinjai, Kota Tual dan Kab. Merauke.

=======================================================

Banda Aceh Masuk 12 Besar Nominator Unggulan IGA Awards 2012

Atas inovasinya dalam menciptakan program Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena) dan Aplikasi E-Kinerja, Pemerintah Kota Banda Aceh kembali berhasil masuk dalam 12 besar nominator unggulan untuk bersaing meraih penghargaan Innovative Government Awards (IGA) Kemendagri 2012.

Hal tersebut disampaikan Subandrio salah seorang tim penilai IGA Awards 2012 saat bertatap muka dengan Walikota beserta beberapa kepala SKPD di ruang Rapat Walikota Banda Aceh Kamis (1/11/12). Kota Banda Aceh berhasil masuk dalam posisi 12 besar menurutnya merupakan kota yang mempunyai inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan memiliki daya saing daerah yang tinggi.
Dikatakannya melalui program Musrena yang melibatkan kaum perempuan dalam pembangunan sangat berpengaruh besar terhadap kota Banda Aceh. “ Bahkan sudah ada Perwalnya dan akan diusulkan menjadi Qanun, ini sebuah progres yang sangat baik, ujar Subandrio. Selain itu juga ada aplikasi dan program E-Kinerja yang diterapkan Pemko Banda Aceh yang digunakan untuk menilai dan menganalisa kerja para PNS. “ Aplikasi ini sangat baik, hendaknya bisa di contoh dan diterapkan di daerah lain di Indonesia “, ujarnya.
Dijelaskannya pula penghargaan IGA dari Kemendagri RI dilakukan untuk memberikan motivasi tersendiri kepada kabupaten/Kota agar terus membenahi birokasinya, memperbaiki kebijakan-kebijakannya, sehingga lebih inovatif dan prorakyat. Pada kesempatan tersebut Walikota Banda Aceh Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng, Sc saat mengetahui Kota Banda Aceh masuk dalam 12 besar Nominasi Unggulan IGA Awards merasa sangat bangga namun penghargaan IGA Awards bukan merupakan tujuan utama kita. “ Mungkin karena kita dianggap inovatif dan bersih dalam menjalankan tata kelola pemerintahan, Pusat memasukkan Pemko Banda Aceh dalam nominator IGA Awards 2012 dan tentu kita sangat bersyukur dan akan berupaya lebih maksimal lagi, ujar Walikota.
Lebih jauh Walikota menyampaikan Musrena lahir berkat ide dari Wakil Walikota dan ibu Fahmiwati yang berdiri pada tahun 2007. Berawal dari Musrena maka muncullah Bale-Bale Inong di beberapa Gampong. Ditempat tersebut ibu-ibu dapat melakukan pengajian, rembuk bersama, dan melakukan aktifitas bermafaat lainnya.
Bersama itu pula pada awal tahun 2013 mendatang Pemko Banda Aceh juga akan menerapkan Aplikasi e-Kinerja pada seluruh SKPD dijajaran Pemko Banda Aceh. Bahkan program E-Kinerja tersebut dipuji oleh MENPAN Azwar Abubakar, ujar Walikota.
Setelah beramah tamah dengan Walikota, tim penilai IGA Awards yang terdiri dari Ahmad Nurian dari kalangan akademisi, Soebandrio dari dunia usaha dan Prasetyo dari Kemendagri RI melanjutkan sesi hearing dan tanya jawab dengan Kepala Bappeda Kota Banda Aceh, Kepala PP dan KB, Kadis Kesehatan Kota, Kepala Dinas DKK, Kabag Pembangunan, dan Kepala BPM dijajaran Pemko Banda Aceh untuk menanyakan detail masing-masing masalah sebagai bahan penilaian.

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: