SMAN 2 Banda Aceh Juara Debat Nasional

 Trio siswi SMAN 2 RSBI Banda Aceh, Veren Yolanda, Cut Lialistiani Fatmala Putri, dan Ertha Fatima Zaura keluar sebagai juara debat nasional parade cinta tanah air. Sementara peringkat kedua dan ketiga masing-masing diraih wakil dari Jawa Timur dan Sumatera Utara.

“Aceh merupakan juara satu dalam lomba yang  pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan RI ini,” kata Veren didampingi Wakil Kepala SMAN 2 bidang kurikulum, Dra Syarfati MPd, kemarin.

Namun, katanya, sebagai pemegang gelar juara nasional pihaknya tertantang untuk bisa mempertahankan gelar pada tahun-tahun berikutnya. Lomba debat tersebut diselengarakan di Jakarta, 6 November 2012.

Sementara Syarfati mengatakan, selain mengirim Veren, Cut, dan Ertha ke Jakarta, trio siswi SMAN 2 RSBI Banda Aceh terpilih mewakili Aceh ke perkemahan putri pramuka nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan Sungai Gelam, Jambi, 27 November ini. Ketiga siswi tersebut Sri Nadia, Sarona Maisara, dan Firly Lizarni.(sir)

sumber : http://aceh.tribunnews.com

================================================================

SMAN 2 Banda Aceh

JL.Twk. Hasyim Banda Muda No. 8 Telp (0651) 23225 – Gampong Mulia,  Banda Aceh
email: rsbi@sman2bna.sch.id
website: http://sman2bna.sch.id

Koordinat:   5°33’49″N   95°19’28″E

sejarah :

Pada tahun 1963 pemerintah mendirikan sebuah SMA Negeri yang terletak di Darussalam sekarang menjadi komplek IAIN Ar-Raniry Banda Aceh), oleh karena lokasi SMA tersebut terletak di Darussalam, maka diberi nama SMA Negeri Darussalam dibawah pimpinan Bapak Drs. Zainal Abidin.

Setelah pecah pemberontakan G.30S.PKI pada tahun 1965, timbul pergolakan-pergolakan dan perlawanan-perlawanan menentang ajaran komunis yang merupakan faham PKI. Perlawanan terhadap ajaran komunis di Aceh dipelopori oleh mahasiswa yang tergabung dalam HMI dan ormas-ormas Islam lainnya. Pada masa itu masyarakat Aceh sangat anti terhadap Cina dan WNI keturunan Tionghoa, karena faham komunis berasal dari negeri Cina. Oleh karenanya pada masa itu masyarakat memboikot/membakar semua produk Cina, mengusir WNI keturunan Tionghoa/ Cina dari bumi Aceh, dan menguasai aset-aset WNI keturunan.

Sebuah komplek sekolah Cina (SD, SMP, SMA, dan sebuah asrama/perumahan guru) terletak di kampung Mulia Banda Aceh juga turut dikuasai oleh HMI. Situasi Aceh pada saat itu sangat kacau, maka kondisi pendidikan juga sangat menyedihkan. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, HMI menyerahkan aset Cina tersebut kepada pemerintah. Setelah situasi Banda Aceh lebih kondusif, maka pemerintah berinisiatif untuk memindahkan lokasi SMA Darussalam ke lokasi baru di kampung Mulia Banda Aceh yang sebelumnya merupakan komplek sekolah Cina, hingga sekarang. Seluruh proses belajar mengajar SMA Darussalam memanfaatkan fasilitas peninggalan Cina, gedung-gedungnya yang terbuat dari kayu berdiri kokoh, hingga musibah gempa dan gelombang Tsunami meluluhlantakkan Banda Aceh.

Pada tahun 1977 SMA Negeri Darussalam dimekarkan menjadi SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3, masa itu SMA Darussalam dipimpin oleh Bapak Drs. Razali Cut Lani, yang kemudian Bapak Drs. Razali Cut Lani memimpin SMA Negeri 3 Banda Aceh, sementara SMA Negeri 2 Darussalam Banda Aceh dipimpin oleh Bapak Drs. Khairuddin Abbas.

Sejarah panjang perjalanan SMA Negeri 2 Banda Aceh telah menghasilkan ribuan alumnus, politikus handal, birokrat ternama, pengusaha besar, dan berbagai posisi berpengaruh yang dipegang oleh jebolan SMA Negeri Darussalam/SMA Negeri 2 Banda Aceh. Beratus prestasi yang diraih, segudang piala yang dipersembahkan oleh siswa SMA Negeri 2 untuk almamater tercintanya. (http://disdikporabna.com

==============

  • ditetapkan sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) pada tahun 2007.
  • sekolah bersarana terbaik se-Aceh pada tahun 2010

Iklan

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: