Sukses Raih IGA,Banda Aceh Destinasi Studi Banding

kab.bungoBanda Aceh- Suksesnya Pemko Banda Aceh meraih penghargaan Innovatif Goverment Awards (IGA) tahun 2012 lalu membuat Banda Aceh semakin dilirik sebagai destinasi atau tujuan studi banding dari Pemerintah Kab/Kota lainnya. Tertarik dengan inovasi tersebut, Bupati Kabupaten Bungo, Jambi memerintahkan pejabat dijajarannya untuk melakukan studi banding ke Pemkot Banda Aceh untuk menggali potensi tersebut.

Bertempat di Ruang Rapat Walikota, Rombongan Pemkab Bungo diterima langsung oleh Wakil Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE didampingi pejabat lainnya di jajaran Pemko Banda Aceh. Ketua Rombongan yang dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Tobroni Yusuf mengatakan pihaknya sangat tertarik berkunjung ke Pemkot Banda Aceh karena merupakan satu-satunya kota yang meraih penghargaan IGA Awards 2012.

 Dikatakannya mereka menginginkan segala materi dan strategi yang diterapkan di pemko Banda Aceh dapat diadopsi ke Pemkab Bungo. “ Walaupun luas wilayahnya kecil, namun Pemko Banda memiliki sumber daya aparatur yang sangat kreatif dan handal, tambah Tobroni. Dikatakannya selama ini mereka hanya membaca berita keberhasilan tersebut melalui media cetak dan online”. Kami sudah membaca pada beberapa media cetak dan online bahwa Pemko Banda Aceh berhasil meraih penghargaan IGA berkat adanya program Musrena dan E-Kinerja. Untuk itu kami ingin mendengar dan menggali langsung secara lebih mendalam mengenai hal tersebut, tambahnya.

Sebelumnya Tobroni juga memaparkan kondisi riil Kabupaten Bungo kepada Wakil Walikota. Dikatakannya saat ini Kabupaten Bungo yang memiliki luas 4.650 km2 di didiami oleh 350 ribu penduduk memiliki program unggulan yang disebut dengan program daerah pemberdayaan masyarakat (PDPM). Selain tertarik atas inovasi-inovasi yang di lakukan, Tobroni juga kagum kepada Pemko Banda Aceh karena melibatkan kaum perempuan dalam mempercepat proses pembangunan.

Sebelumnya Wakil Walikota Banda Aceh menjelaskan asal mula lahirnya inovasi-inovasi di Pemko Banda Aceh. Dikatakannya berawal dari evaluasi Musrenbang, tingkat kehadiran perempuan sangat kecil. Dari situ muncullah ide- ide yang melahirkan inovasi. Maka pada 2007 lahirlah Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena). Dijelaskannya pula hadirnya Musrena untuk mengakomodir kepentingan perempuan. Sejalan dengan kiprahnya Musrena, Pemko Banda Aceh telah beberapa kali mendapat penghargaan seperti inovasi musrena menjadi Best Practice pada Apeksi 2011, mendapat penghargaan dari pemerintah Jerman dan lain-lain.

Selain Musrena, Pemko Banda Aceh juga telah menjalankan apliksi E-Kinerja. Sebuah aplikasi yang murni lahir dari inovasi aparatur kita, yang beberapa waktu lalu masuk dalam penghargaan IGA Awards dari Mendagri, ujar Illiza. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan pemberian cendera mata dari Wakil Walikota kepada Pemkab Bungo

 (Sumber : Humas Pemko Banda Aceh

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: