Peresmian Bank Darah RSUD. Meuraxa

bank darahBanda Aceh- Dengan diresmikannya Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) pada RSUD Meuraxa, kebutuhan pasien akan darah diharapkan dapat terlayani. Demikian diungkapkan Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin yang diwakili Asisten II Setda Kota Ramli Rasyid para acara peresmian Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) di RSUD Meuraxa Kamis (28/2/2013).

Diungkapkannya pula kehadiran BDRS juga bukan saingan bagi Palang Merah Indonesia yang selama ini sebagai pusat lumbungnya darah. Justru lanjutnya pula, keberadaan BDRS akan menjadi sebuah hubungan saling menguntungkan (link match) antara PMI dan BDRS.

Dikatakannya dengan kerjasama ini pasien RSUD Meuraxa yang sangat membutuhkan darah dapat langsung membuat permohonan darah tanpa harus jauh-jauh ke kantor PMI. “Kenyataannya di RSUD Meuraxa tidak mempunyai stok darah yang membuat pasien atau keluarga pasien emosi berat, namun dengan hadirnya BDRS di RSUD Meuraxa akan mampu mengurai dan memberi solusi terhadap pelayanan darah,” katanya.

Sejalan dengan itu Ramli atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan apresiasi kepada RSUD Meuraxa yang telah menjadi inisiator lahirnya Bank darah pada Rumah Sakit di Kota Banda Aceh.

Diakhir sambutan Ramli meminta kepada para kepala SKPD dan undangan yang hadir agar dapat mensosialisasikan pentingnya melakukan donor darah. “Kampanye ini harus dilakukan secara berkelanjutan ke segala lapisan masyarakat. Jika kesadaran tentang pentingnya berdonor darah ini terbangun, saya yakin, kita akan memiliki stok darah yang cukup,” tutupnya.

Sebelumnya Direktur RSUD Meuraxa dr. Ridwan, Sp.PK mengatakan pelayanan terhadap darah bukan hanya tanggung jawab PMI tapi juga tanggung jawab pihak Rumah Sakit. Dijelaskannya darah yang diambil dari seseorang harus dijamin kondisi dan kesehatannya. “Darah yang diambil selain dijamin kondisi dan kesehatannya juga perlu disimpan pada suhu 4 derajat,” katanya. Kedepan lanjutnya pasien RSUD Meuraxa tidak perlu emosi dan berdarah-darah untuk mendapatkan stok darah karena disini sudah tersedia layanan transfusi darah.

Usai diresmikannya kantor Bank darah, acara di lanjutkan dengan donor darah bersama oleh para undangan yang ingin mendonorkan darahnya yang ditargetkan mencapai 30 kantong. Dalam kesempatan itu, terkumpul darah 64 kantong. Hadir pada acara tersebut kepala Askes Provinsi dan Kota Banda Aceh, Kepala PMI Kota Banda Aceh, para dokter dan staf RSUD Meuraxa dan undangan lainnya.

 (Sumber : Humas Pemko Banda Aceh / TRZ)

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: