Wakil Walikota Buka Olimpiade Bahasa Jepang

bahasa jepangWakil Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE membuka secara resmi Olimpiade Bahasa Jepang III tingkat pelajar se Aceh yang dipusatkan di SMPN 6 Lampineung Kec. Kuta Alam Banda Aceh Minggu (24/3).

Melihat antusiasme dan animo pelajar yang begitu tinggi Wakil Walikota merasa haru dan bangga, sekaligus berharap agar olimpiade serupa bisa dihelat pada tingkat nasional. “Olimpiade bahasa Jepang ini se-Aceh ini merupakan satu-satunya olimpiade yang dilaksanakan berturut turut di kota Banda Aceh, Mudah mudahan kita harapkan akan dilombakan pada tingkat nasional juga, harap Illiza.

Disampaikannya Negeri sakura atau Jepang merupakan negara yang memiliki teknologi dan peradaban yang tinggi sehingga banyak hal bisa dipelajari disana. Dan bagi siswa yang lulus nantinya diharapkan mampu mengedepankan iman sebagai pendamping ilmu pengetahuan itu sendiri, ungkapnya. Satu jawaban mengapa negeri sakura disegani dunia adalah adanya kemauan dan kemampuan rakyatnya untuk bangkit dari bencana yang begitu dahsyat. Serta senantiasa siap siaga terhadap bencana. Hendaknya hal ini dapat kita contoh dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dikatakannya untuk dapat menguasai dunia maka harus pula menguasai bahasa suatu bangsa, untuk itu paparnya diperlukan semangat juang yang tinggi dan memiliki sifat pantang menyerah. ” Jangan pernah takut gagal, orang yang berhasil adalah orang yang tidak pernah takut gagal”, ujarnya.

Dan saat ini Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri sedang menjalin kerjasama dengan salah satu kota di Jepang yakni kota Higashi – Matsushima. Saat ini ada dua pegawai pemko sedang berada di Jepang untuk mempelajari ilmu kontruksi, jadi banyak sekali yang bisa dipelajari dari Jepang, terutama ilmu pengetahuan dan inovasi teknologinya sangat canggih. Apalagi tambahnya Jepang dan Aceh sama sama mengalami musibah gempa dan tsunami. Bisa menjadi perekat bagi kedua daerah.

Sebelumnya panitia penyelenggara olimpiade Wawan Wahyudi mengatakan tujuan utama diadakannya olimpiade bahasa Jepang sebagai wahana kompetisi bahasa Jepang ke tingkat nasional nantinya. Namun imbuhnya tujuan inti dari olimpiade ini adalah untuk menarik minat para pelajar Aceh agar bisa menempuh pendidikan di jepang melalui jalur beasiswa. Dijelaskannya Olimpiade III kali ini diikui sebanyak 575 peserta tingkat mulai ingkat SMP maupun SMA yang berasal dari Kota Banda aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya dan Aceh utara. Hadir pada acara tersebut staf ahli dan Kadisdikpora Kota Banda Aceh, Kepala Sekolah SMPN 6, Dewan Guru dan Para Juri.

 (Sumber : Humas Pemko Banda Aceh / TRZ)

Olimpiade Bahasa Jepang ke-3 untuk tingkat SMP/sederajat dan SMA/sederajat se Aceh, Minggu, 24 Maret 2013 terselenggara atas kerjasama Musyawarah Guru Mata Pelajara (MGMP) Bahasa Jepang Provinsi Aceh dan LCO-PAC serta SMPN 6 selaku tuan rumah.

 

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: