Seminar dan workshop penanganan DBD di Banda Aceh pasca Tsunami

dbdBanda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Ir.Mawardy Nurdin, M.Eng mengatakan Kota Banda Aceh meskipun saat ini merupakan kota yang bersih dengan mendapatkan penghargaan Adipura. Akan tetapi  pernah mengalami masa kelam terjangkit endemis Kejadian Luar Biasa Demam Berdarah (KLB DBD) pada tahun 2007 silam.

Demikian hal diutarakan oleh Wali Kota Banda Aceh, Ir.Mawardy Nurdin, M.Eng pada acara pembukaan seminar dan workshop penanganan DBD dalam wilayah perkotaan Banda Aceh paska Tsunami, Kamis (2/5/2013) di Balai Kota Banda Aceh.

“Tahun 2007 itu masa-masa sulit terjangkit endemis DBD, bahkan terjadi KLB DBD dengan angka yang terjangkit sebanyak 851 kasus,” katanya.

Akan tetapi seiring kerja keras Pemerintah Kota Banda Aceh dan semua jajaran lainnya, kata Mawardy, pada tahun 2012 lalu bisa ditekan angka yang terjangkit DBD turun menjadi 150 kasus.

Menurutnya, DBD tersebut memang harus diakui sulit untuk bisa dijadikan nol. Kendatipun demikian, DBD bisa ditekan semakin sedikit yang terjangkit yaitu minimal 60/100 ribu penduduk setiap tahunnya.

“Tidak bisa kita nol kan DBD itu, minimal sekali kalau ada yang terjangkit tidak sampai meninggal, artinya bisa tertolong secepatnya,” tandasnya.

Oleh karena itu, Wali Kota Banda Aceh menghimbau kepada masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan. Karena terjangkitnya DBD tersebut akibat dari linkungan yang kotor serta genangan air bah yang menjadi tempat tumbuh kembang pembiakan sarang nyamuk.

“Lebih baik mencegah tentunya, makanya kebersihan lingkungan itu harus terjaga,” tukasnya.

sumber : http://theglobejournal.com

Banda Aceh – Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, pada tahun 2012 dari Sembilan Kecamatan di Banda Aceh, tingkat DBD tertinggi ada di kecamatan Jaya Baru dan Baiturrahman. Sedangkan pada tahun 2010-2011 berada di dikecamatan Kuta Alam dan Syiah Kuala.

Hal ini dipaparkan wakil Walikota Banda Aceh dalam seminar tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan pemateri, wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’duddin Djamal. Dosen dan tim riset Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia  Dr. dra. Dewi Susanna M.Kes dan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Prof. dr. Umar Fahmi Achmadi, MPH, PhD. yang di pandu Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh dr. Media Yulizar sebagai moderator dalam seminar yang berlangsung pagi tadi di Aula Balaikota Banda Aceh. Juga hadir DR.Hermasnyah dari Poltekkes Aceh.

Selain itu dalam pemaparan materi seminar tentang DBD Tersebut, Illiza juga mengatakan untuk 2012 kasus DBD dikota Banda Aceh menurun drastis dari beberapa tahun sebelumnya.

Pada tahun 2012 ada sekitar 150 kasus. Sedangkan pada tahun 2010 ada 790 kasus, 2011, 500 kasus sedangkan untuk tahun 2013 sendiri baru terhitung dari Januari hingga Maret mencapai 133 Kasus DBD di Kota Banda Aceh.

Namun untuk menangani hal tersebut, pihak pemko dan Dinkes kota Banda Aceh telah melakukan beragam cara, dengan cara penyuluhan, gotong-royong bersih-bersih pekarangan rumah dan got-got di gampong, penyemprotan (fogging) dan pembagian bubuk abate disetiap rumah.

“Selain beberapa upaya tersebut kita berharap, warga juga mau membersihkan lingkungan guna menghindari berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti yang membawa virus demam berdarah. Mari sama–sama kita jaga kebersihan rumah dan lingkungan supaya tidak berjangkit lagi DBD,” pinta ketua tim DBD Aceh tersebut.

Menurut Illiza, kondisi cuaca dan tingginya curah hujan di Kota Banda Aceh menjadi peluang bagi penyebaran demam berdarah dengue (DBD).

sumber : http://theglobejournal.com

Perihal bpmkotabandaaceh
Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: