Launching Banda Aceh World Islamic Tourism

Jakarta – Pemerintah Kota Banda Aceh secara resmi meluncurkan “Banda Aceh World Islamic Tourism”, Selasa (31/3/2015).
Peluncurannya dilakukan Menteri Pariwisata Arif Yahya, Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal dan CEO Pasific Asia Travel Asociation (PATA) Purnomo Siswoprasetijo di gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Baca pos ini lebih lanjut

Penutupan Pameran dan Kontes Batu Cincin Nasional 2015

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal SE menutup secara resmi Pameran dan Kontes Batu Cincin Nasional yang digelar di Lantai III Pasar Aceh Baru, Banda Aceh, sejak 6 Maret 2015 lalu.

Dalam sambutanya, Wali Kota Illiza berpesan kepada para pecinta batu cincin agar booming batu cincin yang terjadi saat ini di Aceh tidak tidak sampai merusak alam, apalagi menjauhkan masyarakat dari ibadah shalat. Baca pos ini lebih lanjut

Banda Aceh Menjadi Kota Warisan Dunia, Mungkinkah?

(Sebuah Refleksi Memperingati 808 Tahun Kota Banda Aceh)

Oleh Zulfadli Kawom

banda aceh kota tuaDari beberapa naskah tua dan catatan-catatan sejarah, Kerajaan Aceh Darussalam dibangun di atas puing-puing kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha seperti Kerajaan Indra Purba, Kerajaan Indra Purwa, Kerajaan Indra Patra dan Kerajaan Indra Pura. Dari penemuan batu-batu nisan di Kampung Pande salah satu dari batu nisan tersebut terdapat batu nisan Sultan Firman Syah, cucu dari Sultan Johan Syah. Maka terungkaplah keterangan bahwa Banda Aceh adalah Ibukota Kerajaan Aceh Darussalam yang dibangun pada hari Jumat, tanggal 1 Ramadhan 601 H (22 April 1205 M) yang dibangun oleh Sultan Johan Syah setelah berhasil menaklukkan Kerajaan Hindu/Budha Indra Purba dengan Ibukotanya Bandar Lamuri. Baca pos ini lebih lanjut

Peluncuran “Sahabat Hutan Kota” di Tibang

hutan kota BNI 2Banda Aceh – Hutan Kota Tibang menggelar peringatan Hari Bumi melalui kegiatan bertajuk Konser Bumi, di Taman Hutan Kota Tibang, Banda Aceh, Minggu (28/4/2013). Kegiatan ini juga dilakukan untuk mensosialisasikan hutan kota Tibang kepada masyarakat luas, dan menggalang dukungan bagi keberlangsungan hutan kota Tibang melalui pembentukan Sahabat Hutan Kota.

“Aceh sebagai salah satu provinsi hijau selain Papua dan Kalimantan yang ada di Indonesia, sudah seharusnya ikut mengapresiasikan dirinya untuk hari bumi. Hal ini penting dilakukan jika melihat kondisi lingkungan yang seiring waktu makin tinggi tingkat kerusakannya,” ujar  Kepala DK3 Banda Aceh, Jalaluddin ST, MT di sela-sela acara. Baca pos ini lebih lanjut

Wisata Tititk Nol Gampong Pande

tugu nol-banda-aceh

Tugu Nol Banda Aceh (http://atjeh.co)

Banda Aceh-Kegiatan Wisata Tititk Nol Gampong Pande (Napak Tilas Asal Muasal Mula Jadi Kuta Banda Aceh) yang dilaksanakan DPD KNPI Kota Banda Aceh Senin (22/4) melahirkan beberapa rekomendasi antara lain mengharapkan kepada semua pihak yang berkompeten untuk meningkatkan komitmen dalam melestarikan Benda Cagar Budaya (BCB), mengkaji kemungkinan mengubah kembali nama Putroe Phang menjadi Taman Ghairah dan penataan kembali makam Raja Jamalulail di belakang sebuah warung Bakso di Gampong Baru Banda Aceh. Baca pos ini lebih lanjut

Kapal di Atas Rumah Lampulo

Kapal diatas RumahSalah satu objek wisata yang paling terkenal di Lampulo, Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh  adalah kapal di atas rumah. Objek wisata itu merupakan saksi bisu sejarah bencana alam gempa dan tsunami 26 Desember 2004.

Menurut cerita, saat itu Hasru Yulian bersama Saiful Bahri selaku pengurus kapal sedang bersiap siap untuk pada hari Minggu 26 Desember 2004 untuk menurunkan kapal kembali ke sungai setelah dilakukan perbaikan.

Zulfikar, selaku pemilik kapal setelah menerima laporan dari adik iparnya sekaligus pengurus kapal mengarahkan kapalnya untuk dibawa ke Lhoknga untuk diisi pukat. Baca pos ini lebih lanjut

Banda Aceh Kota Pusaka

Komplek Masjid Raya Baiturrahman(09/11/2012). Dalam peringatan Haritaru 2012 di Jakarta(08/11/2012), Kota Banda Aceh bersama sembilan kota lainnya disematkan Icon Kota Pusaka, karena komitmen terhadap penataan dan pelestarian Kota Pusaka (SERAMBI/HARI TEGUH PATRIA)

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menetapkan Kota Banda Aceh sebagai satu dari 10 Kota Pusaka di Indonesia. Penyematan Kota Pusaka itu dilakukan Wakil Menteri PU, Achmad Hermanto Dardak, pada Sarasehan dan Penandatanganan Kesepakatan Kota Hijau dan Kota Pusaka untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan, di Jakarta, Kamis (8/11/2012).

Ke 10 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai pilot project Kota Pusaka Indonesia yaitu, Banda Aceh (Aceh), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Bau Bau (Sulawesi Tenggara), Karangasem (Bali), Denpasar (Bali), Yogyakarta (DIY), Semarang (Jawa Tengah), Bogor (Jawa Barat), Palembang (Sumatera Selatan), dan Sawahlunto (Sumatera Barat).

Para pimpinan 10 kabupaten/kota tersebut, Kamis (8/11) berkumpul di Kementerian PU untuk menandatangani Piagam Komitmen Kota Pusaka untuk menjalankan Rencana Aksi Kota Pusaka. Kesepuluh kota ini akan dipersiapkan untuk menjadi World Heritage City (Kota Warisan Dunia) dan akan mendapat fasilitasi untuk inventarisasi dan dokumentasi aset pusaka. Baca pos ini lebih lanjut