Banda Aceh Masuk Nominasi Adipura Kencana 2013

adipura kencanaBanda Aceh-Kota Banda Aceh masuk dalam nominasi calon penerima Adipura Kencana yang diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Pusat. Hal ini disampaikan Anggota Dewan Pertimbangan dan Penilaian Adipura Kencana, Johan Sulas kepada Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin di ruang rapat Wali Kota Banda Aceh.

Masuknya Banda Aceh sebagai nominasi tersebut, kata Johan, lantaran penilaian dari Pemerintah Pusat terutama Kementerian Lingkungan Hidup. Adipura Kencana berbeda dengan Adipura biasa yang hanya menilai tingkat kebersihan lingkungan. Dia menjelaskan Adipura Kencana juga menilai jumlah ruang terbuka hijau serta perencanaan dan pemanfaatan sumber daya air bersih. Baca pos ini lebih lanjut

Banda Aceh Berpeluang Raih Adipura Keenam

AdipuraTim penilai Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup Jakarta tengah berada di Banda Aceh untuk melakukan pemeriksaan kebersihan Kota Banda Aceh. Hal itu dilakukan untuk menyeleksi kota-kota di Indonesia yang pantas menerima piala Adipura yang diselenggarakan setiap tahun.

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh, Drs Mahdi mengatakan pemeriksaan kali ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya, Kota Banda Aceh telah lulus pemeriksaan pertama pada Desember 2012. Tim Adipura direncanakan akan berada di Banda Aceh selama tiga hari untuk memantau dan menilai kebersihan kota ini. Baca pos ini lebih lanjut

Mengapa Banda Aceh Kembali Raih Adipura?

Banda Aceh kembali meraih penghargaan adipura untuk kategori kota sedang dari Presiden Republik Indonesia, Rabu 6 Juni 2012. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan pemerintah pusat atas pengelolaan kebersihan dan lingkungan kota.

Piala Adipura yang diperoleh Banda Aceh tahun 2012 ini  merupakan adipura ke empat yang diraih Banda Aceh (masa Pj Walikota Drs. T. Saifuddin TA, M.Si). Tiga Piala Adipura lainnya diperoleh Banda Aceh pada tahun 1976 di bawah Walikota Sayed Husein Al Haj. Dua lainnya diperoleh secara berturut-turut 2009-2010 di bawah kepemimpinan Mawardy Nurdin. Baca pos ini lebih lanjut