Pelabuhan Ulee Lheue

Pelabuhan Ulee Lheue selama ini dikenal sebagai satu-satunya pelabuhan yang ada di Kota Banda Aceh. Luas area Pelabuhan Ferry Ulee Lheue yaitu ± 8 Ha dengan pembagian lahan untuk terminal penumpang sebagai bangunan utama, lahan parkir, dermaga kapal cepat, dermaga kapal lambat (ferry), kolam pelabuhan, dan lain-lain.

Setelah bencana tsunami pada tahun 2004, kondisi Pelabuhan Ulee Lheue sangat memprihatinkan karena tak satupun bangunan fasilitas darat yang tersisa. Padahal saat itu pelabuhan ini juga sedang dalam tahap pembangunan beberapa gedung baru. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Gedung TDMRC Ulee Lheue

Gedung TDMRC (Tsunami & Disarter Mitigation Research Centre) terletak di Jl. Tgk Abdul Rahman, Gp. Pie, (jalan Ulee Lheue ke Peukan Bada) Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Tepatnya di sebelah Kuburan massal bekas Rumah Sakit Meuraxa (Latitude : 5º 33’13.97”E  Longitude : 95º 17’08.61”E).

Dirhamsyah, Direktur TDMRC menyebutkan, bangunan riset itu didanai oleh Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh – Nias, dengan anggaran sekitar Rp15 milyar. Juga dapat berfungsi sebagai escape building.

Bersama dengan Tsunami Escape Building di Desa Lambung, Desa Dayah Geulumpang dan Desa Alue Deyah Teungoh yang dibuat dengan dana dari pemerintah Jepang selesai pada bulan Austus 2008. Gedung yang sangat kokoh dan tinggi ini mempunyai tangga termasuk untuk orang cacat. Gedung ini diperuntukkan untuk tempat penyelamatan bila terjadi Tsunami.

Gedung TDMRC diresmikan 28 Juli 2008 oleh Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Muhammad Nazar, yang dihadiri oleh Ketua Pelaksana BRR NAD-Nias, Kuntoro Mangkusubroto, Walikota Banda Aceh Mawardi Nurdin dan DR. Darusman Mewakili Universitas Syiah Kuala.

Baca pos ini lebih lanjut